8 Buku Karya Siswa Akan Terbit dan Tersedia di Gramedia

Berawal dari proyek pembelajaran yang ditugaskan guru Bahasa Indonesia Pak M. Syahril, S.Pd lahirlah sebuah karya antologi cerita pendek (cerpen) yang ditulis siswa kelas XI tahun pelajaran 2016/2017 angkatan ke-21/Discaria (saat ini kelas XII). Dibawah bimbingan Pak Syahril berhasil menuliskan 158 karya cerpen masing-masing siswa menulis satu judul cerpen diluar dugaan mereka mengerjakan tugas dengan sangat serius sehingga berhasil membuahkan karya sastra yang bermutu dan bagus untuk dinikmati. Karya mereka telah dibukukan menjadi 8 buku dengan tema yang berbeda-beda, berikut rincian tiap FRAGMEN:
Fragmen 1 : Efemeral
Fragmen 2 : Yang Tak Terlupa
Fragmen 3 : Remedi
Fragmen 4 : Imaji
Fragmen 5 : Spektrum
Fragmen 6 : Biarkan Hati Bicara
Fragmen 7 : Catatan untuk Hari Esok
Fragmen 8 : Keping Memori
Ringkasan selengkapnya 8 Buku Cerpen Karya Siswa MAN IC Serpong

Informasi terbaru hari ini Rabu, 11 April 2018 berdasarkan postingan akun Facebook Tethy Ezokanzo (orang tua siswa MAN IC Serpong dan juga seorang penulis) bahwa 8 buku ini akan diterbitkan dan tersedia di Toko Buku Gramedia, berikut kutipan selengkapnya:

Coming soon…
Insya Allah akhir April Gramedia Pustaka Utama akan meluncurkan 8 buku super keren karya Discaria Paladinteri Montera De Manics (Angkatan 21 MAN Insan Cendekia Serpong).
Aa Thoriq Abidin nulis salah satunya di buku berjudul “Imaji”

Cerita dalam buku ini seru dan asik. Amazing deh, kok bisa anak-anak sma eksak bisa menulis sebagus ini
Cegat di toko buku Gramedia, ya

Harganya mungkin 80 ribu-an per buku (insya Allah nanti saya open PO kalau bukunya sudah cetak, ya insya Allah
Musti nyegat sebelum distribusi ke toko nih, sebelum kehabisan. Karena sepertinya buku ini bakal laris, aamiiin.

— Simak endorsment dari para kakak penulis —

1. “Sekelompok anak muda belasan tahun ini aneh, kalau orang lain hanya shalat berjamaah, mereka malah menambahkan “menulis berjamaah.” Tidak hanya bersemangat untuk “iqra” tapi juga untuk “uktub” (menulislah). Hasilnya 8 jilid buku himpunan tulisan 158 angkatan 21 MAN Insan Cendekia Serpong. Berwarna-warni, saling mengisi dan yang penting penuh energi muda. Saya salut kepada mereka.” (A. Fuadi, Penulis Negeri 5 Menara)

2. “Ketika membuka lembaran demi lembaran, selalu ada kisah yang berbeda, semuanya indah. Kita seperti dibawa ke taman bunga, menatap ratusan bunga aneka warna menebar aroma wangi. Delapan buku Fragmen adalah kesatuan utuh dari aneka bunga yang kompak. Terlalu indah untuk memetik hanya satu bunga di sana. Sehingga membacanya seperti dibawa ke pusaran yang dalam, susah untuk berhenti dan keluar dari arus cerita. Siapkan waktu berhari-hari untuk menamatkan semuanya. Bravo Discaria, kalian keren.“ (Tethy Ezokanzo, penulis “Hijab Stories” dan 150 buku lainnya)

3. “Cerpen. Anak muda. Insan cendekia. Rangkaian tiga kalimat itu, cukup menggambarkan isi antologi ini. Kisah gelora remaja yang terarah karena mereka adalah pribadi yang cerdas lagi mulia.” (Aan Diha, penulis)

4. “Takjub! Itulah kesan pertama yg saya dapatkan ketika membaca buku ini. Anak-anak MAN ini telah membuktikan diri bahwa mereka lihai dalam menorehkan kata-kata.” (Dian Kristiani, penulis buku bestseller 100 Cerita Rakyat Nusantara)

5. “Menyusuri fragmen demi fragmen yang ditulis oleh barisan remaja generasi milenia ini, sungguh membuat terhenyak dan menerbitkan kesadaran. Bahwa perjalanan di dunia ini memang sebatas menjalani peran. Masing masing bertanggung jawab pada peran yang menjadi bagiannya. Seumpama hujan yang tak pernah protes jika tugasnya adalah selalu bersiap untuk jatuh. Setinggi apapun dia merangkak pada ketinggian, pada hakikatnya dia sedang bersiap untuk jatuh. Begitu pula dengan daun yang harus gugur pada saat seharusnya. Tak ada yang harus dikeluhkan, karena sejauh apapun perjalanan, tak akan menemukan yang benar benar ideal. Kuncinya terletak pada penerimaan akan
peran yang diberikan. Jika tak sesuai harapan, sukai dan jalani sebaik baiknya, karena kehidupan bukan sebuah latihan soal yang jika nilainya kurang bisa ikut remedial. Selamat menjalani peran hingga mendapat sebaik baik nilai di hadapanNya. Itulah pesan yang bisa saya tangkap dari beragam fragmen para remaja keren ini. “ (Irma Irawati, penulis cerita anak dan Gia the diary of A little Angel)

6. “Awalnya, saya tidak percaya jika kata yang berjalin menjadi kalimat, kemudian menjadi paragraf dan akhirnya menjadi berbuku-buku ini, adalah tulisan anak-anak SMA. Sampai kemudian saya harus mengakui dan mengungkapkan kekaguman secara sukarela dan sadar, ha ha. Tiga kata untuk kedelapan buku Fragmen: Renyah, indah dan bertenaga. Kerja bagus, Discaria!” (Irvan Aqila, penulis novel komedi Pengabdi Cilok)

7. “Daya hayal luar biasa, begitu pula dengan daya hayal yang dimiliki penulis-penulis muda dari man insan cendekia serpong ini. dengan kekuatan daya hayal mereka mampu lontarkan isi pikiran melalui rajutan kata dan kalimat indah dan dinamis sehingga tercipta sebuah pesan bercerita yang mampu membawa setiap pembacanya ke alam baru yang indah yang seakan tak terbayang sebelumnya. luar biasa. karya penuh pesona yang mampu menyihir jiwa. keren! “ (Boim Lebon, penulis novel Lupus Kecil dan Lupus ABG, dosen, dan produser di RCTI)
8. “Banyak sekali fragmen dalam kehidupan yang bisa dituangkan dalam tulisan. Para penulis muda ini berhasil merealisasikan nya. Saya seperti dibawa dalam berbagai nuansa dan suasana yang berbeda dalam setiap cerita. Membuat saya harus bertepuk tangan dengan semua kalimat yang memukau dan indah. “ (Achi-tm Penulis – Penulis Insya Allah Sah, 25 novel lainnya dan 200 naskah skenario TV, owner Rumah Pena Talenta)







Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*