Jiwandaru: Ekspedisi Gunung Salak

Jiwandaru merupakan salah ekstrakurikuler pecinta alam di MAN Insan Cendekia Serpong (MAN ICS) yang setiap semester mengadakan ekspedisi ke berbagai tempat untuk menyalurkan minat siswa-siswi MAN ICS. Dengan berbagai pertimbangan dilaksanakanlah kembali expedition, yang semester ini dipilih Gunung Salak, selatan Kota Jakarta sebagai tujuan menjelajah.

Gunung Salak Merupakan kawasan rangkaian gunung berapi yang meliputi daerah Kabupaten Bogor dan Kabupaten Sukabumi. Pengelolaan kawasan hutannya semula berada di bawah Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor, tetapi sejak 2003 menjadi wilayah perluasan Taman Nasional Gunung Halimun, dan dikelola sebagai Taman Nasional Gunung Halimun-Salak.

Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 9-10 Desember 2017, tepatnya setelah dilaksanakannya UAS. Acara ini diikuti oleh anggota Jiwandaru yang telah mendaftar.

Didampingi Pak Muslih, Pak Mahmur dan Pak Soleh, Jiwandaru memulai ekspedisi di pagi hari tepatnya jam setengah 7 menggunakan truk tronton. Berangkat dari MAN ICS, Jiwandaru sampai di tujuan pada waktu Dzuhur. Di ekspedisi ini Jiwandar di dampingi seorang guide yang dipanggil kang irman. Kemudian acara dilanjutkan menuju Curug Pangeran yang berjarak 1 Km dari perkemahan. Perjalanan menuju Curug Pangeran ini ditempuh dengan berjalan kaki.

Setelah puas bermain dan menikmati Curug Pangeran, jiwandaru melanjutkan perjalan menuju pemandian air panas ciparay. Hangatnya air pemandian ciparay benar-benar menyegarkan pikiran penat anggota jiwandaru setelah sibuk menjalani UAS yang telah ditempuh sebelumnya.

Puas mandi air panas, anggota jiwandaru kembali ke perkemahan di waktu maghrib untuk makan dan sholat. Selepas menunaikan sholat maghrib dan isya para anggota beristirahat setelah menempuh berbagai rangkaian acara.

Dipagi hari, jam 8 anggota jiwandaru bersiap-siap untuk mendaki menuju kawah ratu dengan ketinggian 1000 mdpl. Butuh hingga 2,5 jam perjalanan untuk sampai ke kawah ratu. Tak lama-lama di kawah ratu, Jiwandaru segera kembali turun ke perkemahan. Di perjalanan naik maupun turun banyak pemandangan alam yang banyak dinikmati oleh anggota jiwandaru. Hal ini semakin menguatkan akan kebesaran Allah sehingga begitu banyak manfaat yang di ambil oleh anggota jiwandaru. Sesampainya di perkemahan waktu sudah menunjukan waktu dzuhur. Segera Jiwandaru mempersiapkan diri untuk kembali ke kampus tercinta, kampus MAN ICS. Pukul 2 siang, anggota Jiwandaru sudah siap untuk kembali pulang dan berakhirlah ekspedisi di semester 1 tahun ajaran 2017-2018.

*Satrio Alif Febriyanto
Divisi Jurnalistik OS-Cendekia

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*