Petualangan Seru Perkemahan Pramuka Habibie-Ainun

Rangkaian evaluasi menantang telah usai. Menyinggung kisah ribuan aksara berbalut kata dan hujaman grafik angka serta notasi yang penuh rasa. Menyentil lingkaran – lingkaran estetik yang menghiasi dan menerangi selembar putih yang ranum dengan kehampaan substansi. Mengenyahkan segala rupa kegetiran asa dalam mozaik kata. Tibalah saatnya untuk kita melepas penat sejenak melalui kegiatan alam yang dapat menyelami ketahanan diri dan ketakwaan kepada Robbul’alamin secara sekaligus.

Pangkalan MAN Insan Cendekia Serpong baru saja mengadakan perkemahan pelantikan calon penegak Ambalan Habibie – Ainun dengan nomor gugus depan 02.061 – 02.062. Perkemahan tersebut diadakan di Taman Alam Matahari, Bogor pada tanggal 5 – 6 Desember 2017. Perkemahan ini diikuti oleh anggota aktif gugus depan 02.061 – 02.062 yaitu peserta didik kelas 10 MAN Insan Cendekia Serpong angkatan 23 yang bernama Aksatriya Dumilah Upakara Ganitrikundha (ADUGA). Total peserta perkemahan ini adalah 157 orang dengan rincian peserta didik kelas 10 berjumlah 137 orang yang terbagi dalam 20 sangga (kelompok kecil dalam pramuka tingkatan Penegak yang berjumlah 6 – 8 Orang) dan 20 orang perwakilan Dewan Ambalan dan Dewan Kehormatanan Ambalan Habibie – Ainun.

Perkemahan ini ditujukan sebagai ajang pelepas penat setelah rangkaian Penilaian Akhir Semester 1 (PAS) sekaligus memupuk jiwa nasionalisme yang dibarengi dengan pendalaman nilai ketaqwaan dalam balutan eksplorasi alam terbuka sebagai bukti tanda kebesaran ciptaan Tuhan. Selain itu, perkemahan ini secara implisit ditujukan sebagai salah satu ajang pemersatu angkatan dengan rangkaian acaranya yang mengutamakan unsur distribusi kebahagiaan dan diversifikasi kenyamanan dalam wadah angkatan.

Rangkaian acara dimulai pada pukul 5.30 ketika seluruh peserta didik kelas 10 berada di lapangan upacara guna mengikuti aktivitas persiapan keberangkatan. Sembari menunggu kedatangan Truk Tronton TNI AL yang digunakan sebagai kendaraan menuju destinasi perkemahan, para peserta didik hilir mudik asrama dan koperasi guna memastikan kelengkapan barang yang harus dibawa. Di samping itu, terdapat pula sangga yang mempraktikkan yel – yelnya agar dapat optimal ketika memeragakannya saat perkemahan nanti.

Akhirnya yang dinanti tiba jua, 5 truk tronton yang mengangkut peserta perkemahan tiba pada pukul 6.30 dan tancap gas menuju destinasi perkemahan pada pukul 6.45. Perjalanan menuju tempat perkemahan ditempuh dalam waktu singkat, namun ada sedikit hambatan ketika akan memasuki wilayah perkemahan dikarenakan tempatnya yang curam dan sempit. Kami tiba di wilayah Taman Alam Matahari pada pukul 9.15 sesuai dengan prediksi kami.

Setelah tiba, terdapat sesi break time sampai pukul 9.30. Ketika itu kebanyakan peserta mennggunakan waktu istirahatnya untuk menepi sejenak sembari menikmati panorama gunung salak dari kejauhan ataupun berfoto ria berlatar belakang gunung salak. Pukul 9.35 briefing dilakukan dengan bahasan pembagian wilayah tenda dan penamaan wilayah di sekitar bumi perkemahan. Hal itu dilanjutkan dengan pemasangan tenda dome di tempat – tempat yang telah ditentukan dengan bantuan kakak – kakak pendamping. Upacara pembukaan dilakukan pada pukul 11.15 dan ditandai oleh pembukaan pedang pusaka ambalan sebagai tanda resmi dibukanya acara.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi istirahat, sholat, dan makan sampai dengan pukul 13.30. Kegiatan berikutnya merupakan salah satu rangkaian puncak acara yaitu eksplorasi alam dengan menyusuri air terjun (river tracking) yang terletak di samping bumi perkemahan. Eksplorasi alam berisi 7 pos dimana setiap posnya menguji keterampilan kepramukaan, mulai dari sandi hingga pioneering. Kegiatan ini berakhir pukul 17.00 dan dilanjutkan sesi istirahat kembali hingga pukul 19.30.

Upacara api unggun dilangsungkan. Api – api dasa darma mulai membara membakar seluruh menara yang tersusun atas rangkaian kayu yang dipersiapkan. Setelah penyelenggaraan api unggun, terdapat sebuah pentas seni yang berisikan penampilan beragam kesenian dari 6 ambalan dimana tiap ambalan terdiri dari 3 – 4 sangga. Terdapat penampilan khusus dari Dewan Ambalan dan Dewan Kehormatan Ambalan Habibie – Ainun guna memeriahkan acara sekaligus memperingati ulang tahun salah satu pembina gerakan pramuka di MAN Insan Cendekia Serpong sekaligus guru bidang studi sejarah peminatan, Bapak Ipik Ernaka, M.Hum. Setelah rangkaian pentas telah digelar dengan begitu meriah, tibalah saatnya peserta untuk tidur guna mempersiapkan diri menghadapi rintangan mental spiritual di tengah malam nantinya. Dilengkapi dengan purnama yang begitu indah, lengkaplah sudah keindahan panorama alam ini.

Penjelajahan malam pun digelar. Peserta mulai dibangunkan sekitar pukul 1 dini hari. Tujuan mereka dalam penjelajahan itu jelas hanyalah satu, mendapatkan setangan leher/kacu sebagai bukti inkracht bahwasanya mereka telah resmi dilantik menjadi pramuka tingkat penegak. Kegiatan ini rampung sekitar pukul 5.00 menjelang terbitnya secercah cahaya dari ufuk timur dan lambaian bulan purnama yang begitu indah. Kegiatan shubuh berjamaah dan siraman rohani yang diisi Bapak Away Baidhowy, MA. menambah kesejukan yang menjalar ke segala lini tubuh, bukan hanya raga, tapi raga yang diiringi jiwa dan direlungi rasa.

Senam pun menanti untuk dinikmati. Rontaan dan gerakan hilir kemilir meregangkan otot dan merefleksikan diri. Setelah senam, dilanjutkan dengan sesi sarapan pagi. Sesi ini berakhir pukul 8.00. Pendakian menuju Curug Panjang pun dimulai, longmarch yang dilakukan peserta perkemahan pun bertambah meriah dengan kompilasi nada yang disenandungkan bersama melalui lagu angkatan Aksatriya, bangga, maju tak gentar, dan si bolang.

Sampailah kami di destinasi. Curug panjang memberikan sensasi tersendiri sebagaimana curug – curug yang ada. Menawarkan indahnya panorama, sejuknya udara, dan segarnya aliran air. Di sana peserta pelantikan dipersilahkan untuk mengambil ring kacu dari aliran air terjun yang cukup deras dan bermain air ria diselingi dengan foto ria kembali. Setelah selesai melakukan hal tersebut, peserta berjalan kembali ke bumi perkemahan yang di sepanjang jalannya dibubuhi dan diletakkan buku Syarat – syarat Kecakapan Umum (SKU).

Upacara pelantikan pun digelar dengan penuh kehikmatan dan kesakralan. Dipakaikanlah kepada setiap peserta kacu dan disirami dengan air bunga tanda harapan para pembina bahwasanya mereka dapat mengharumkan nama gerakan pramuka secara umumnya dan gugus depan secara khususnya. Upacara ini diadakan sekaligus untuk menutup rangkaian acara.
Selesai dari segala rutinitas, peserta mempersiapkan diri untuk kembali ke MAN Insan Cendekia Serpong dan merapihkan tenda yang telah digunakan. Rombongan berangkat dari Taman Alam Matahari pukul 15.00 dan tiba di Kampus MAN Insan Cendekia Serpong tepat saat azan magrib berkumandang.

Untaian petualangan menarik telah terhamparkan dalam perkemahan. Beragam kisah dan kasih terajut dalam perhelatan ini, mulai dari kisah sepele yang merenyahkan lidah hingga kisah kasih berbau romansa. Semoga perkemahan ini dapat menjadi bekal dasar peserta perkemahan dalam menjalani roda kehidupan di kemudian hari!

Satrio Alif Febriyanto
Ketua Dewan Ambalan Habibie
Koordinator Divisi Jurnalistik OS Cendekia
Jurnalis IC

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*