Selamat Jalan Pak Suhali, Kami Iringi Kepergianmu Dengan Doa

Hari ini Senin, 6 November 2017 dia datang tidak seperti biasanya, dia datang tidak dengan motor dan senyum cerianya menyapa setiap siapa pun yang berpapasan dengannya, dia datang pagi ini 6.30 memasuki gerbang sekolah dengan keranda dengan jasad terbujur kaku tak berdaya. Biasanya dia datang penuh semangat siap melayani kami, selalu sigap menerima laporan keluhan dari siswa: bak air bocor, pintu kamar yang rusak dan segala permasalahan pertukangan lainnya. Kali ini kami yang menyambutnya dan menyolatkan di masjid yang biasa dia beribadah dengan khusu’ di sela-sela pekerjaan yang menumpuk.

Ahad, 5 November 2017 pukul 17.00 kami terhenyak mendengar berita di grup WA sekolah mengabarkan kematiannya, padahal baru kemarin kami juga kaget mendapat informasi Sabtu siang dia masuk Rumah sakit karena serangan stroke, Jumat dia masih bekerja seperti biasa dengan gayanya yang khas ceria, lucu dan selalu penuh semangat.

Foto almarhum Jumat, 3/11/2017

Pak Suhali biasa kami memanggilnya pegawai MAN Insan Cendekia Serpong sebagai Teknisi, dialah yang biasa membetulkan semua kerusakan pertukangan seluruh area sekolah. 19 tahun sudah dia mengabdi di lembaga ini penuh dedikasi dan semangat tinggi. Siap membantu siapa pun dengan segala keahliannya, tak pernah berkeluh kesah menyapa siapa pun dengan segala kelucuan dan keceriaannya.
Foto Almarhum Saat dirawat Sabtu, 4/11/2017

Pak Suhali kami akan merindukan suara merdu adzannya, merindukan kegesitannya ketika bekerja, canda tawanya saat berinteraksi, kekhusu’annya saat dia sedang berdzikir di masjid Ulil Albab.

Selamat jalan Pak Suhali,di usia 47 tahun rupanya Allah lebih mencintaimu daripada kami semua.

“Hai jiwa yang tenang. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhoi-Nya. Maka masuklah ke dalam jama’ah hamba-hambaku. Masuklah ke surgaku” (89:27-30)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*